Ini Alasan Mengapa Penulis Harus Menguasai Edit Naskah

2/26/2016 Add Comment


Halo sahabat Literasi, untuk menjadi penulis yang sukses memang tidak mudah, tapi  jika kita serius dan terus belajar, tentu punya peluang besar menjadi penulis sukses.

Untuk menjadi penulis, salah satu yang harus dikuasai adalah kemampuan mengedit naskah. 

Loh, itu bukannya tugas editor??

Yang perlu diketahui bahwa akan selalu ada kemungkinan di naskah terjadi kesalahan-kesalahan. Baik kesalahan yang tidak disengaja, karena kesalahan penulisan. Atau juga kesalahan yang disebabkan karena ketidaktahuan penulis tentang tata cara penulisan yang benar.

Selain itu, proses edit naskah juga diperlukan untuk membuat pembaca merasa nyaman dan tidak terganggu ketika membaca tulisan tersebut.

Nah, bukan hanya editor yang harus menguasai pengetahuan dan kemampuan edit naskah. Penulis pun perlu tahu dan bisa mengedit naskah. 

Karena naskah penulis, saat dikirimkan pada penerbit, editor di penerbit tersebut tentu akan melakukan penilaian awal tentang naskah tersebut. 

Jika di penilaian awal saja, editor tidak terkesan dengan naskah penulis, tentu kecil kemungkinan naskah tersebut diterima untuk diterbitkan di penerbit tersebut.

Jadi, penting juga bagi penulis untuk bisa mengetahui dan menguasai proses edit naskah. Agar sebelum naskah dikirim, naskah tersebut sudah rapi secara ejaan dan tata bahasa, serta penyusunan naskah yang baik. 

Apalagi kalau penulis memutuskan untuk menerbitkan bukunya secara self publishing. Walaupun sebenarnya bisa membayar editor untuk mengedit naskahnya, tapi harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk menggunakan jasanya.

Tapi sekarang kita bisa mempelajari tentang edit naskah melalui Panduan Rahasia Edit Naskah. Di dalam panduan tersebut, bukan hanya teori tentang edit naskah saja, tapi ada juga teknik-teknik rahasia untuk mengedit naskah dengan lebih cepat dan tepat.

Kita bisa mempelajari panduannya yang ada di http://www.editnaskah.com/

Atau kirim email ke penerbitrasibook@gmail.com dengan menuliskan "mau panduan rahasia edit naskah". Nanti kami akan informasikan cara mendapatkan Panduan Rahasia Edit Naskah.

Jika serius dan terus belajar, tentu punya peluang besar menjadi penulis sukses atau editor andal.

Lomba Jurnalistik Berhadiah Uang Tunai Total 180 Juta Rupiah

2/25/2016 Add Comment

Halo Sahabat Literasi, jika kamu suka menulis, Ada lomba Jurnalistik berhadiah total 180 Juta Rupiah. 

Kamu bisa ikuti, siapa tau kamu yang menang.

Lomba ini diadakan oleh  Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini & Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan & Kebudayaan. 

Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2016

Tema Lomba:


Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak

Ketentuan:

Sebelumnya, masuk ke group fb: Info dan Tips Menulis, untuk mengetahui info lomba menulis dan tips menulis, serta info lainnya tentang dunia menulis.

  1. Lomba ini dibagi menjadi 3 kategori, yaitu FEATURE, OPINI, dan BERITA
  2. Karya tulis harus sesuai dengan tema
  3. Karya tulis harus asli dan bukan hasil plagiat
  4. Karya bersifat aktual, bernilai, inovatif, dan bermanfaat
  5. Tulisan belum pernah atau sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis lain.
  6. Tulisan diterbitkan di media pada periode 1 Maret - 30 Juni 2016
  7. Panjang tulisan khusus FEATURE, maks. 1200 kata
  8. Peserta diperbolehkan mengirimkan tulisan sebanyak-banyaknya
  9. Lomba ini tidak boleh diikuti oleh PNS Kemdikbud.


Prosedur Lomba:


  • Peserta mengirimkan tulisan yang telah dimuat di media kepada Panitia berupa:
- Scan atau foto tulisan yang telah dimuat di media (file harus dapat dibaca dengan jelas) atau hardfile tulisan yang telah dimuat di media
- Scan atau salinan kartu identitas yang berlaku dan nomor telepon.
  • Tulisan diterima sebelum atau paling lambat tanggal 7 Juli 2016 melalui email: lombajurnalistik.keluarga@kemdikbud.go.id. Bisa juga dikirimkan dalam bentuk hardcopy tulisan ke Panitia Lomba Jurnalistik, Subdit Kemitraan, Direktorat Pembinaan Pembinaan Keluarga, Gd. C lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta.
  • Cantumkan juga kategori tulisan dengan huruf KAPITAL dalam subjek email atau amplop surat, diikuti nama lengkap- Nama media yang memuat tulisan - Tanggal dimuat (contoh : OPINI Lionel Slamet TEMPO 26 Maret 2016)
  • Untuk peserta yang mengirim dalam bentuk file softcopy melalui email, apabila menang harus menunjukkan tulisan asli yang telah dimuat di media
  • Nantinya pemenang akan diumumkan pada bulan Juli 2016 melalui laman web sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id atau pada KEGIATAN GEBYAR PENDIDIKAN KELUARGA


Hadiah Lomba:

> Kategori FEATURE

Juara 1: Rp 15.000.000,-
Juara 2: Rp 12.000.000,-
Juara 3: Rp 10.000.000,-
Juara harapan: 8 orang @Rp 4.000.000,-

> Kategori OPINI

Juara 1: Rp 15.000.000,-
Juara 2: Rp 12.000.000,-
Juara 3: Rp 10.000.000,-
Juara harapan: 8 orang @Rp 4.000.000,-

> Kategori BERITA

Juara 1: Rp 8.000.000,-
Juara 2: Rp 6.000.000,-
Juara 3: Rp 4.000.000,-
Juara harapan : 8 orang @Rp 3.000.000,-

Total Hadiahnya sebesar 180 Juta rupiah. Selain itu, pemenang juga akan mendapat piala dan sertifikat yang akan diserahkan saat kegiatan GEBYAR PENDIDIKAN KELUARGA, TMII Jakarta
Pajak hadiah ditanggung pemenang

Informasi Kontak :

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut bisa menghubungi:
Subdit Kemitraan, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga
Gedung C Lt. 13, Kemdikbud
Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta
Telp. 021-5737930 Email: sahabatkeluarga@kembikbud.go.id

Lomba Menulis di Blog Berhadiah Uang Tunai, Total 15 Juta Rupiah

2/24/2016 Add Comment

Halo para penulis, ada info lomba menulis di blog berhadiah Total 15 Juta rupiah.

Lomba ini diadakan oleh Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin menyambut ulang tahun Universitas Hasanuddin yang ke-60.

Berikut Ketentuan Lomba:

Sebelumnya, masuk ke group fb: Info dan Tips Menulis, untuk mengetahui info lomba menulis dan tips menulis, serta info lainnya tentang dunia menulis.

Ketentuan Lomba:

1. Peserta terbuka untuk semua Warga negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia.

2. Jenis platform blog yang digunakan bebas, boleh menggunakan WordPress, Blogspot, Tumblr atau self hosting. Tetapi notes/Catatan Facebook tidak diperbolehkan.

3. Blog yang digunakan adalah blog yang dikelola sendiri, bukan dikelola bersama-sama atau dikelola oleh komunitas. Blog bukan blog yang baru dibuat khusus untuk lomba ini, blog minimal sudah berisi 5 tulisan sebelumnya.

4. Sebelum memulai postingan, peserta harus me-Like Fanpage Rumah Alumni UNHAS di Facebook dan mem-follow akunTwitter @ikaunhas

5. Ditulis dengan bahasa Indonesia (gaya bahasa bebas dan disesuaikan dengan karakter tulisan masing-masing blogger). Isi postingan tidak boleh menyinggung SARA, provokatif atau bernada penghinaan kepada orang lain, institusi atau salah satu merek/brand tertentu. Selain itu, tulisan juga tidak boleh bermuatan pornografi, sadisme dan melanggar kesusilaan.

6. Tulisan berupa opini, kesan, saran, atau pun artikel tematik tentang bagaimana UNHAS memaknai eksistensi di usia ke 60 tahun melalui statusnya sebagai PTNBH dan bagaimana peran alumni untuk bersinergi secara konstruktif khususnya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN

7. Menuliskan minimal 1 postingan blog dengan minimal 500 kata per posting. Peserta diperbolehkan mengirim lebih dari satu tulisan.

8. Tulisan yang diikutsertakan adalah tulisan baru, diposting dalam kurun waktu 20 Februari 2016 sampai 20 April 2016.

9. Tulisan belum pernah dipublikasikan di media apa pun sebelumnya, atau diikutkan dalam lomba sejenis.

10. Tulisan harus menyertakan minimal satu link tautan ke website UniversitasHasanuddin [http://www.unhas.ac.id/] dan satu link ke website IKA UNHAS [http://www.alumniunhas.com]

11. Tautan postingan untuk lomba ini dipromosikan ke akun Twitter peserta dengan menyertakan judul tulisan, link, serta mention ke akun twitter @ikaunhas dengan tagar #60tahunUNHAS

12. Tautan postingan untuk lomba ini juga harus diposting di Fanpage Rumah Alumni UNHAS di Facebook dengan menyertakan tagar #60TahunUNHAS.

13. Setelah melakukan postingan dan membagikan di media sosial, peserta dipersilakan mengisi form pendaftaran DISINI . Tulisan peserta lomba akan di-cross posting juga di www.alumniunhas.com dengan menyebutkan sumber aslinya.

14. Pelaksana dan penyelenggara berhak mendiskualifikasi setiap materi lomba yang diikutsertakan, sebelum, selama, dan sesudah penjurian dilakukan apabila materi yang diikutsertakan tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

15. Peserta dianggap telah menerima dan menyetujui seluruh persyaratan yang ditetapkan dalam ketentuan lomba ini.

16. Keputusan panitia dan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Poin penilaian:

  •   Kesesuaian tema.
  •   Orisinalitas ide tulisan.
  •   Gaya Bahasa dan penulisan.

Hadiah:

  1.   Juara Pertama mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 7.500.000,-
  2.   Juara Kedua mendapatkan uang tunai sebesar  Rp. 5.000.000,-
  3.   Juara Ketiga mendapatkan uang tunai sebesar  Rp. 2.500.000,-

Periode Lomba:

Lomba dimulai dari tanggal 20 Februari sampai 20 April 2016, paling lambat jam 24:00.

Masa Penjurian mulai tanggal 20 April 2016 s/d 7 Mei 2016.

Pengumuman pemenang paling lambat: 12 Mei 2015 melalui akun media sosial resmi IKA UNHAS dan website Alumni Unhas : www.alumniunhas.com.


info lomba: http://alumniunhas.com/lomba-blog-60thnunhas-2016-berhadiah-total-rp-15-juta/

Nah, silakan diikuti lombanya. Jangan lupa share juga ke teman-teman yang membutuhkan info ini.

Lomba Menulis berhadiah Total 25 Juta Rupiah dari Commonwealth Life

2/24/2016 Add Comment

Buat kamu yang suka menulis. Ada lomba menulis yang hadiahnya cukup menggiurkann nih. Total hadiahnya senilai 25 Juta rupiah.

Nama Lomba : Commonwealth Life Write the Future
Deadline       : 31 Maret 2016
Total Hadiah  : Senilai 25 Juta rupiah
Pengumuman: 12 April 2016

Yuk, simak info lengkapnya di bawah ini:

Masuk ke group fb: Info dan Tips Menulis, untuk mengetahui info lomba menulis dan tips menulis, serta info lainnya tentang dunia menulis.

A. Berikut ini Syarat & Ketentuan Lomba:

Peraturan Umum

  1. WNI yang merupalan Pelajar atau Mahasiswa berusia 16 - 21 tahun
  2. Lomba diselenggarakan dari tanggal 5 Februari sampai dengan 31 Maret 2016. Jadi, karya yang diterima adalah yang sampai di penyelenggara sebelum atau paling lambat tanggal 31 Maret 2016.
  3. Seluruh data dan informasi yang dikumpulkan oleh PT. Commonwealth Life selaku penyelenggara, bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk keperluan dokumentasi oleh pihak Commonwealth Life
  4. Seluruh Peserta kompetisi bersedia mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku
  5. Tentunya karya adalah hasil sendiri dan tidak pernah dipublikasikan di mana pun.
  6. Karya tulis TIDAK BOLEH mengandung unsur SARA, pornografi, muatan politik, atau menyadur karya orang lain.
  7. Karya dikirimkan melalui email : writing.contest@commlife.co.id atau dapat dikirim ke alamat : WTC 6, 8th Floor Jalan Jendral Sudirman Kav 29 - 31 Jakarta 12920, P (021) 570 5000, 2929 9500 dengan menyertakan judul Commonwealth Life the Future Contest pada sudut kiri amplop
  8. Karya tulis dikirimkan bersama bidata dengan data pribadi sebagai berikut:

  • Nama
  • Alamat
  • Tempat Tanggal Lahir
  • Jenis Kelamin
  • No Telp
  • No HP
  • Alamat Email
  • Nama Sekolah atau Nama Universitas
  • Kelas atau tingkat kuliah


Ketentuan Tulisan

  1. Tema : "My Life in The Next 5 Years"
  2. Panjang karya tulis maksimal 500 (lima ratus) kata. Peserta boleh  menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris (pilihan bahasa tidak mempengaruhi penilaian)
  3. Karya tulis harus mengenai:
  • Cita-cita/ tujuan yang ingin kamu capai dalam waktu 5 tahun kedepan?
  • Apa status yang kamu inginkan pada saat itu? karir/ bisnis/ penelitian/ keuangan/ keluarga/ kontribusi
    4. Karya tulis harus memuat :
  • Bagaimana cara anda untuk melindungi cota-cita dan tujuan anda
  • Pandangan Anda tentang perencanaan keuangan dan asuransi jiwa
  • Bagaimana perencanaan keuangan / dan asuransi jiwa dapat membantu dalam melindungi tujuan Anda
    5. Format Penulisan dengan ukuran kertas A4, jenis huruf Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5 margin kiri: 4cm, margin kanan, atas dan bawah: 3cm.

Hadiah :

  • Hadiah juara 1: Camera fuji Film X A2
  • Hadiah juara 2: Notebook Asuz
  • Hadiah juara Harapan 1 dan 2: Masing mendapatkan 1 buah Samsung Galaxy J5
  • Hadiah juara favorit: 5 tulisan favorit berhak mendapatkan voucer gramedia @Rp 500.000,-


Penjurian 

  1. Karya yang dikirimkan adalah mutlak milik sendiri dan tidak menjiplak karya orang lain.
  2. Apabila ada kecurangan atau pelanggaran yang dilakukan peserta, maka juri berhak untuk membatalkan penyerahan hadiah dan mengalihkannya kepada peserta lain.
  3. Pemenang ditentukan berdasarkan keputusan juri dan tidak dapat diganggu gugat.
  4. Pemenang akan dihubungi oleh kantor pusat Commonwealth Life.
  5. Pemenang akan diumumkan melalui website Commonwealth Life: www.commlife.co.id
  6. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 12 April 2016.


Hak Penggunaan Tulisan

  1. Tulisan yang dikirimkan akan menjadi milik Commonwealth Life.
  2. Commonwealth Life berhak untuk menggunakan karya tulis pemenang sebagai materi yang dapat digunakan untuk publikasi tanpa seizin dari kontestan atau membayar kompensasi kepada kontestan.


Ketentuan Tambahan:

  1. Dengan mengirimkan karya tulis kontestan dianggap menyetujui semua syarat dan ketentuan yang telah ditentukan Commonwealth Life.
  2. Pemenang tidak akan dikenakan biaya apa pun.
  3. Syarat dan ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  4. Promo ini tidak dipungut biaya apa pun. Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT Commonwealth Life.


Info dan Kontak Penyelenggara:

Facebook : Commonwealth Life
Twitter : @CommlifeID
Web : www.commlife.co.id


Nah, demikian info lombanya, silakan diikuti. Jangan lupa sebarkan juga ke teman-teman lainnya yang membutuhkan info ini.

Langkah-langkah Membuat Cerpen

2/09/2016 Add Comment

Cerpen adalah cerita pendek yang biasanya terdiri dari sekitar 3-8 halaman atau sekitar ratusan hingga beberapa ribu kata.

langkah menulis cerpen sebenarnya hampir sama ketika kita menulis novel. Hanya saja perbedaannya jika menulis novel, cerita dibuat panjang dan masing-masing plot cerita biasanya dibagi menjadi beberapa bab.

Sedangkan ketika menulis cerpen cerita dibuat pendek, tidak terlalu banyak plot-plot cerita. Hanya menyuguhkan alur cerita dari mulai awal, konflik, hingga ending atau akhir cerita.

Berikut ini langkah-langkah membuat cerpen:

1. Tentukan tema cerpen

Bola, Tanda Tanya, Pria, Orang, Siluet

Hal pertama yang kita tentukan saat ingin membuat cerpen adalah menentukan tema cerpen. Apakah cerpen yang ingin kita buat menginspirasi pembaca, atau berupa cerpen roman yang menyuguhkan kisah asmara, cerpen yang ceritanya misteri, atau jenis-jenis lainnya.

2. Buat Alur cerita

Teknologi, Kelas, Pendidikan, Belajar

Setelah tema cerpen kita tentukan, kita tentukan alur ceritanya. Alur cerita ada 3 jenis: Alur maju, alur mundur, dan alur maju mundur.

Alur maju berarti cerita yang kita tuliskan dari segi waktunya maju dari awal cerita hingga akhir cerita. Sementara alur mundur biasanya si tokoh mengingat kembali kejadian di masa lalu. Dan alur maju mundur adalah gabungan dari itu. Yaitu jalan ceritanya maju namun ada bagian tokoh mengingat kejadian di masa lampau.

Setelah kita tentukan jenis alurnya, kita buat alur ceritanya. Misalnya di awal tadi kita sudah tentukan tema cerpennya menggunakan tema apa. Lalu kita buat alur ceritanya dari mulai awal, konflik, hingga akhir cerita.

Misalnya kita ingin buat cerita tentang cerita perjuangan sepasang kekasih Romi dan Juleha. Kita bisa buat alurnya seperti ini:

awal    : - Perkenalan Romi dan Juleha 
              - Romi dan Juleha saling jatuh cinta
konflik: - Orang tua mereka tidak menyetujui.
              - Perselisihan Romi dan Juleha
              - Hadirnya orang ketiga
              - Romi dan Juleha berkomitmen untuk berjuang bersama
Ending: - Orang tua mereka akhirnya menyetujui
              - Romi dan Juleha hidup bersama.

Lalu kita bisa kembangkan alur cerita tersebut menjadi paragraf hingga terbentuk cerpen.

3. Penokohan

Orang, Manusia, Kegembiraan

Jangan lupa juga kita harus bisa mendeskripsikan tokoh yang ada di cerita. Itu berlaku untuk gambaran fisik seperti tampan, cantik, rambutnya hitam, diikat, dan lain sebagainya.

Juga berlaku untuk karakter masing-masing tokoh. Apakah masing-masing tokohnya baik hati, penyabar, pantang menyerah, pemarah, dan lain sebagainya.

Terutama untuk tokoh utama dan tokoh-tokoh penting yang ada di dalam cerita. Untuk tokoh figuran tidak perlu terlalu detail mendeskripsikannya.

Dalam mendeskripsikan tokoh, kita bisa masukkan ke dalam cerita. Misalnya pada kalimat seperti ini yang menggambarkan tokoh Juleha:

Wanita cantik dan sederhana dengan rambut hitam dikucir tambang itu hanya melamun. Ia tak tahu apakah cintanya bersama Romi bisa menyatu atau tidak. Tapi ia adalah orang yang amat sabar menghadapi cobaan yang diterimanya.

4. Setting tempat dan waktu


Untuk memberikan gambaran lebih nyata pada pembaca, kita juga harus memasukkan setting tempat pada cerita tersebut. Misalnya di sebuah pedesaan dengan suasana sejuk, atau di perkotaan yang ramai. Pagi hari, sore hari, atau malam hari.

Kita harus bisa mendeskripsikan tempat dan waktu ke dalam cerita. Caranya bisa dibaca di Cara memasukkan setting tempat dan waktu dalam menulis fiksi


5. Perindah gaya bahasa

Artis, Pelukis, Lukisan, Oil Painting

Agar enak dibaca, sebuah karya sastra harus menggunakan gaya bahasa yang menarik. Kita bisa menggunakan majas-majas. Silakan baca Macam-macam majas

Kita bisa juga mendeskripsikan cerita dengan gaya bahasa yang indah. Jika cerpen sudah selesai, terus perindah cerita tersebut sambai bisa dinikmati pembaca.

Itulah langkah-langkah atau cara membuat cerpen. Silakan dicoba

Cara Menulis Artikel Online yang nyaman dibaca

2/07/2016 Add Comment

Saat ini, bahan bacaan bukan hanya tersedia di media yang sifatnya cetak seperti buku, majalah, atau surat kabar. Tapi juga melalui media online seperti blog atau website.

Saat membaca melalui media cetak, tentu berbeda ketika kita membaca melalui media online. Membaca melalui media online lebih membuat mata cepat lelah dibandingkan membaca di media cetak.

Karena itu, ada beberapa cara yang harus diperhatikan dalam menulis artikel online agar nyaman bagi pembaca. Berikut di antaranya:

1. Buat Konten Artikel yang Menarik


Hal yang paling utama tentu konten artikelnya harus menarik. Karena jika konten artikelnya tidak menarik, pembaca tentu tidak akan merasa nyaman membaca artikel tersebut.

Kita harus bisa membuat artikel yang materinya dibutuhkan pembaca, dari awal artikel itu ditulis sampai akhir.

Saat membuat konten artikel, kita harus tau target pembacanya. Apakah anak-anak, remaja, atau dewasa, atau juga semua umur. Tentunya target pembaca akan menentukan pemilihan kata dan bahasa seperti apa pada artikel yang akan kita buat.

Jika artikelnya ditujukan untuk anak-anak, tentu bahasanya lebih untuk anak-anak dengan bahasa yang mudah dimengerti. Jika target pembacanya adalah remaja bisa mengguankan bahasa yang agak gaul, dan lain sebagainya.

Untuk membuat konten artikel yang menarik, kita harus bisa juga membuat pembaca terus merasa penasaran dan ingin tau tentang apa yang ada di artilel tersebut. Silakan baca juga cara membuat pembaca penasaran.

2. Gunakan jenis huruf dan ukuran huruf yang sesuai

Banner, Header, Abc, Alfabet, Surat

Agar pembaca merasa nyaman, ukuran dan jenis font atau huruf yang digunakan harus juga nyaman buat pembaca. Utamanya tidak terlalu kecil.

Karena mungkin banyak juga artikel online baik itu blog atau website yang ukuran hurufnya kecil sehingga membuat mata harus berkonsentrasi ekstra saat membacanya.

Tulisan yang ada di artikel ini, mungkin sudah cukup.untuk membuat pembaca nyaman.

3. Buat Paragraf yang pendek

Kurcaci, Angka Angka, Dekorasi, Miniatur

Saat kita menulis artikel di media online baik itu blog atau website, sebaiknya paragraf yang dibuat jangan paragraf yang panjang. Karena paragraf panjang cepat membuat mata lelah saat membacanya.

Tidak usah terlalu memerhatikan aturan pembuatan paragraf pada umumnya. Anda bisa pisahkan atau buat paragraf baru setiap sekitar tiga kalimat atau tiga baris saja. Sehingga mata pembaca tidak cepat lelah. Terutama jika materi di artikel tersebut cukup panjang.

4. Utamakan buat beberapa poin

Kubus, Membayar, Poin, Craps, Bermain

Artikel yang dibuat beberapa poin pada pembahasannya lebih membuat nyaman pembaca. Contohnya di artikel ini, dibuat beberapa poin tentang cara menulis artikel online yang nyaman dibaca.

Karena di setiap poin, disadari atau tidak, pembaca bisa mengistirahatkan matanya sepersekian detik agar tidak mudah lelah.

Anda juga bisa buat dengan tema yang lain. Misalkan Hal-hal yang harus diperhatikan saat kuliah, atau Cara-cara menguruskan badan, atau lain sebagainya.

5. Berikan gambar ilustrasi

Pelukis, Lukisan, Sikat, Menggambar

Gambar, bisa membuat sebuah artikel lebih nyaman dibaca. Karena mata tidak terlalu terus menerus fokus ke tulisan. Di sisi lain, gambar pun bisa memberikan banyak informasi. 

Kita bisa buat satu gambar yang mewakili artikel tersebut yang ditempatkan di bagian atas. Atau lebih baik juga kita tempatkan gambar ilustrasi di beberapa poin yang kita bahas dalam artikel tersebut. Contohnya pada artikel ini.


Itulah beberapa cara menulis artikel online yang nyaman dibaca. Anda bisa membuat artikel online di blog atau website dengan cara yang diuraikan di atas.

2 Jenis Sudut Pandang yang Biasa dipakai dalam Menulis Fiksi

2/05/2016 Add Comment

Dalam menulis fiksi, sebelum kita menulis, kita harus tentukan dulu sudut pandang dari posisi kita sebagai penulis terhadap cerita yang ingin kita buat.

Karena nantinya akan sangat mempengaruhi penulisan dari awal naskah hingga akhir.

Ada dua jenis sudut pandang yang biasa digunakan. Di antaranya sebagai berikut:

1. Sudut Pandang Orang Pertama

Orang, Hutan, Outdoor, Berdiri, Kembali

Jika penulis memilih sudut pandang orang pertama, penulis menuliskan cerita seolah-olah menjadi tokoh utama. 

Penulis harus bisa seolah-olah berakting dalam pikirannya untuk merasakan apa yang dialami tokoh utama, apa yang dilihat tokoh utama, apa yang dibicarakan tokoh utama, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan tokoh utama yang ia buat.

Di naskah fiksi yang memilih sudut pandang orang pertama ditandai dengan kata aku, saya, dan lain sebagainya, sebagai sebutan untuk tokoh utama. 

Kelebihan menggunakan sudut pandang orang pertama adalah bisa membawa pembaca seolah merasakan lebih dalam apa yang dialami, dirasakan, dilihat, dan dibicarakan tokoh utama dalam cerita.

2. Sudut Pandang Orang Ketiga

Jembatan, Matahari Terbenam, Orang Orang


Jika memilih sudut pandang orang ketiga, penulis menuliskan cerita sebagai orang yang berada di luar cerita. 


Dalam hal ini, penulis seolah seperti sutradara. Ia adalah orang yang serba tau dengan setiap alur dan tokoh dalam cerita tersebut.


Dalam cerita ditandai dengan kata dia, beliau, dan sebagainya, atau nama tokohnya, sebagai sebutan untuk tokoh utama.


Kelebihan memilih sudut pandang orang ketiga adalah penulis bebas menuliskan ceritanya dari berbagai alur, peristiwa, dan semua yang dialami masing-masing tokoh.


Mungkin ada juga yang bertanya, lalu apa ada sudut pandang orang kedua?

Wajah, Siluet, Komunikasi, Konsultasi
Dalam cerita, yang disebut orang pertama adalah tokoh utamanya, orang ketiga adalah orang di luar cerita yang serba tau tentang isi cerita.

Sementara orang kedua adalah tokoh lain dalam cerita yang berdialog atau berkepentingan dengan tokoh utama.

Tentu sudut pandang orang kedua jarang atau tidak pernah digunakan. Karena jika penulis menggambarkan dalam tulisannya seolah-olah sebagai tokoh, maka tokoh itu tentu adalah tokoh utama.


Lalu, kapan penulis mengguankan sudut pandang orang pertama dan kapan menggunakan sudut pandang orang ketiga?


Jawabannya tentu terserah penulis masing-masing. Lebih nyaman menggunakan sudut pandang orang pertama, atau lebih nyaman menggunakan sudut pandang orang ketiga.

Tapi, biasanya penulis yang menuliskan cerita berdasarkan pengalaman hidupnya seperti halnya karya Andrea Hirata, A.Fuadi, dan beberapa penulis lainnya tentu menggunakan sudut pandang orang pertama.

Sementara jika karya yang dibuat penulis adalah murni berupa karangan, kebanyakan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Walaupun ada juga yang menggunakan sudut pandang orang pertama.