Recent Posts

Cara Menggabungkan Dua File yang direvisi oleh Editor Berbeda dalam Hitungan Detik

9/20/2016 Add Comment
Dalam mengedit naskah, dimungkinkan untuk membagi tugas dengan beberapa editor. Dan jika tugas masing-masing sudah selesai, naskah tersebut bisa digabungkan menjadi satu. Seperti yang terlihat di bawah ini:


File tersebut sudah digabungkan. Di bagian kanan akan terlihat hasil revisi dari masing-masing editor, yang ditandai dengan kotak warna biru dan warna merah.

Jika menyetujui suatu perubahan, klik accept. Jika tidak menyetujui suatu perubahan, klik reject.


Jika menyetujui semua perubahan, klik Accept all changes in Document. Jika tidak menyetujui semua perubahan, klik reject all changes in Document.


Cara lengkap untuk Menggabungkan Dua File yang direvisi oleh Editor Berbeda dalam Hitungan Detik serta ilmu dan teknik edit naskah lainnya bisa dipelajari di Panduan Rahasia Edit Naskah yang bisa didapatkan melalui www.editnaskah.com

Cara Mengedit Ratusan Kesalahan dalam Hitungan Detik

9/20/2016 Add Comment

Pada saat kita membaca dan memeriksa naskah, mungkin kita temukan kesalahan-kesalahan yang polanya sama. Jika kita menemukan hal itu, sebenarnya kita bisa perbaiki kesalahan-kesalahan tersebut dengan satu kali saja.

Misalkan, di naskah ada kesalahan penulisan kata yang seharusnya “motivasi”, tapi ternyata di naskah itu tertulis “motifasi”. Yang seharusnya menggunakan huruf v tapi ternyata menggunakan huruf f. 

Maka kita bisa ubah semua kesalahan penulisan itu sekaligus dalam hitungan detik.  

Anda bisa gunakan cara edit cepat tersebut untuk kesalahan-kesalahan lainnya pada naskah yang Anda cek. Bahkan ratusan kesalahan yang berpola Anda bisa langsung edit sekaligus.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah jika ada kesalahan yang dikhawatirkan akan mempengaruhi kata atau bagian yang sudah benar, berikan spasi di awal dan akhir kata yang ingin kita ubah. 

Misalkan Anda menemukan kesalahan dalam kata “didepan” yang seharusnya terdapat spasi “di depan”. 

Misalkan juga dikhawatirkan berpengaruh pada kata “dilakukan” yang bisa berubah menjadi “di lakukan”.

Jadi pada kata tersebut, bisa diberikan spasi di awal dan di akhir kata.

Informasi lengkap tentang bagaimana caranya mengedit ratusan kesalahan dalam hitungan detik dan juga berbagai ilmu dan teknik edit naskah lainnya bisa dipelajari di www.editnaskah.com

Tahapan Edit Naskah

9/20/2016 Add Comment

Pada penerbit mayor, sebelum masuk ke proses editing, tentu mereka akan menyeleksi naskah yang masuk terlebih dahulu untuk memilih naskah-naskah terbaik yang layak mereka terbitkan. 

Setelah itu naskah yang masuk akan diproses di bagian editing agar naskah tersebut siap untuk dicetak nantinya.

Pada proses editing, tahap yang dilakukan editor pada dasarnya ada dua, yaitu:
Mendeteksi kesalahan dan juga kelemahan yang terdapat di naskah
Mengoreksi setiap kesalahan dan juga kelemahan yang terdapat di naskah.

Proses ini bisa dikerjakan satu per satu, mendeteksi dulu, kemudian menandai, setelah itu baru mengoreksi setiap kesalahan yang telah ditandai. Bisa juga proses mengoreksi dilakukan sambil mendeteksi. Ketika mendeteksi ada kesalahan segera dilakukan koreksi.

Untuk kesalahan yang sifatnya salah ketik, dan juga kesalahan dari segi EYD atau kaidah bahasa, sebaiknya ketika mendeteksi, langsung dikoreksi. Tapi untuk kelemahan yang berkaitan dengan penulisan yang kurang menarik, sebaiknya ditandai terlebih dahulu.

Tapi untuk lebih jelasnya tentang tahapan edit naskah, dan juga tentang panduan lengkap tata cara serta teknik rahasia edit naskah bisa didapatkan di www.editnaskah.com

12 Hal atau Kemampuan Yang Harus dimiliki Editor

9/19/2016 Add Comment

Pada dasarnya pekerjaan editor tidaklah mudah, menuntut untuk menggunakan konsentrasi tinggi. Editor harus melihat secara jeli setiap kesalahan atau kekurangan setiap bagian naskah. Editor juga harus berpikir untuk menemukan pemilihan kata dan kalimat terbaik agar buku tersebut lebih enak dibaca.

Berikut adalah kemampuan yang harus dimiliki editor: 

1. Hobi membaca dan mahir menulis;

Pada dasarnya, editor harus membuat sebuah tulisan menjadi enak dibaca oleh pembaca. Tak ada kesalahan yang mengganggu pembaca, dan juga membuat nyaman pembaca saat membaca naskah tersebut.

Jadi, editor haruslah orang yang benar-benar gemar membaca. Karena orang yang gemar membaca akan mengetahui bagaima-na tulisan yang enak dibaca ataupun tulisan yang tidak enak dibaca.

Selain itu, editor sebaiknya juga harus mahir menulis. Karena ia akan memperbaiki naskah penulis menjadi lebih baik.

2. Memahami EYD dan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar;

Editor pada dasarnya tentu harus memahami EYD dan kaidah bahasa yang berlaku. Karena ini merupakan modal yang paling penting bagi seorang editor. Jika editor tidak memahami hal ini, ia takkan tahu bagaimana naskah itu akan diedit, ia takkan tahu kesalahan apa saja yang terdapat di naskah.

Jadi, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah baca dan pahami pedoman EYD yang ada di bagian 2 di panduan ini. Baca dan pahami juga kumpulan kata baku dan tidak baku, dan juga kesalahan-kesalahan penulisan yang biasa terjadi. Agar nantinya Anda mampu dan tahu apa yang harus diperbaiki dari naskah yang Anda kerjakan.

3. Memahami bahasa sastra;

Untuk buku fiksi, tentu berbeda dengan buku nonfiksi. Buku fiksi biasanya terdapat bahasa sastra. Seorang editor tentu juga harus memahami bahasa sastra agar mengerti tentang maksud penulis dan jalan cerita di buku tersebut;

4. Mengetahui perkembangan zaman dan teknologi;

Seorang editor juga harus mengetahui perkembangan zaman dan teknologi. Jangan sampai salah mengerti dalam mengedit naskah, karena ketidaktahuan editor akan istilah-istilah teknologi atau lainnya di zaman sekarang.

5. Bersahabat dengan kamus;

Apabila ada bahasa atau istilah yang tidak dimengerti, editor harus bisa mencarinya di kamus. Anda bisa pakai kamus besar bahasa Indonesia yang didapatkan sebagai bonus.

6. Teliti dan sabar;

Pekerjaan sebagai editor menuntut ketelitian dan kesabaran. Karena setiap naskah yang terdiri dari puluhan ribu sampai ratusan ribu huruf, menjadi tanggung jawab editor dari kesalahan dan kekurangan yang mungkin ada.

7. Peka terhadap SARA dan pornografi;

Naskah yang mengandung SARA atau pornografi tentunya tak layak untuk diterbitkan. Editor tentu harus bisa menilai naskah yang ia kerjakan apakah mengandung SARA dan pornografi atau tidak.

8. Memahami kode etik editing naskah;

Editor tentu harus tahu apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan sebagai editor. Editor tentu tidak boleh menghilangkan bagian penting dari naskah yang mengubah maksud penulis dari naskah yang ia tulis.

9. Memiliki wawasan tentang tren dunia perbukuan;

Editor sebaiknya tahu tentang buku apa yang sedang tren, sebagai pertimbangan terhadap penerimaan naskah di penerbit yang bersangkutan.

10. Menguasai bahasa asing;

Editor yang handal tidak hanya mampu mengedit naskah berbahasa Indonesia, tapi juga naskah berbahasa asing atau yang di dalamnya terdapat bahasa asing.

11. Mampu membangun komunikasi dengan orang atau institusi yang berhubungan dengan penerbitan buku;

Pekerjaan editor tentu berkaitan dengan pihak lain baik di dalam penerbit atau pun di luar penerbit. Editor yang handal mampu membangun komunikasi dengan orang-orang yang berkaitan dengan naskah buku yang ia edit.

12. Aktif di komunitas penulis dan perbukuan;

Jika editor aktif di komunitas penulis tentu menjadi keunggulan tersendiri, karena editor bisa saja mendapatkan kiriman naskah dari para penulis tersebut. Dan mampu berkomunikasi dengan mereka.

Untuk menjadi penulis atau editor, perlu menguasai edit naskah. Pelajari panduan Rahasia Edit Naskah yang bisa didapatkan di www.editnaskah.com

Menulis

Tips menulis