TAK ADA YANG INSTAN

1/07/2015
Ketika kamu punya ide untuk menulis, dan mulai menulis, apakah langsung bisa menjadi buku? 

#TakAdaYangInstan
Kamu harus menyelesaikan naskah kamu.

Ketika naskah kamu telah selesai, apakah perjuangan selesai? #TakAdaYangInstan
Kamu perlu membaca ulang dan memperbaiki naskah kamu sampai enak dibaca oleh pembaca nantinya.

Setelah memperbaiki naskah, apakah naskah langsung jadi buku


#TakAdaYangInstan
Kamu harus kirimkan naskah kamu ke penerbit.

Lalu, apakah penerbit mayor langsung menerima naskah kamu? 


#TakAdaYangInstan

Kamu harus menunggu beberapa bulan untuk kepastian dari satu penerbit saja. Jika ditolak berkali-kali tentu bisa bertahun-tahun.
J.K Rowling saja naskahnya pernah ditolak 12 kali.

Jika buku diterbitkan secara indie, atau katakanlah naskah kamu akhirnya diterima penerbit mayor, apakah bukunya langsung laris jadi best seller dan bisa dijadikan sumber penghasilan


#TakAdaYangInstan

Kamu juga perlu promosi dan bantu penjualan.
Raditya Dika pun awalnya bukunya tidak terlalu laku. Tapi ia terus promosi, terutama melalui social media.


Dan hanya segelintir orang yang bisa menjadikan penulis sebagai profesi utama diantara banyaknya orang yang menerbitkan buku.

Lalu, katakanlah kamu masuk diantara segelintir orang tersebut. Setelah buku kamu best seller apakah sudah cukup? 


#TakAdaYangInstan

Teruslah menghasilkan karya, kalau kamu ingin tetap jadi penulis

Jadi Penulis butuh proses panjang. Pilihannya cuma dua: Mau terus berusaha jadi penulis, atau berhenti saja dari sekarang

Mari menyebarkan info, ilmu dan inspirasi

Masukkan email untuk dapat Artikel Terbaru, GRATIS!

Sekarang fokus di dunia tulis menulis dengan mendirikan CV. Rasi Terbit atau penerbit buku rasibook.

Hobi main futsal atau sepak bola, hobi juga nulis tentunya. Nulis blog juga di banguninspirasi.com, Literasi.net,  dan beberapa blog lainnya

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments